MAN 7 Jombang Semarakkan Peringatan HSN dan Maulid Nabi Muhammad SAW

Jombang (22/10/21)  MAN 7 Jombang peringati Maulid Nabi Muhammad SAW yang bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Peringatan kali ini menjadi acara kali pertama di masa new normal COVID 19. Drs. H. Suryanto, M.PdI menyampaikan tema Hari Santri 2021 adalah Santri Siaga Jiwa Raga.

Filosofi tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri Indonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan Indonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia. Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan IilaIamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia. Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan Indonesia. Siaga Raga berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk Indonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk Indonesia.

Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatunnafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai ‘tirakat’ lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Santri bukan hanya mereka yang bermukim di pondok pesantren saja. Tetapi mereka yang belajar ilmu agama jugalah seorang santri. Dengan adanya Peringatan Hari Santri Nasional serta Maulid Nabi Muhammad SAW. maka seluruh santri dalam hal ini siswa – siswi MAN 7 Jombang berkesempatan merasakan semangat perjuangan para santri, semangat perjuangan Rosululloh SAW serta semangat para pahlawan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dengan semangat yang teguh jiwa dan raga para siswa diharapkan mampu berkontribusi sebagai santri masa kini yang siap membentuk diri menjadi generasi bangsa yang tangguh dalam akhlakul karimah.