HSN PWNU : SISWI MAN 7 JOMBANG RAIH JUARA 2  LOMBA SENI PENCAK SILAT PAGAR NUSA

Jombang, 23/10/21 PWNU Provinsi Jawa Timur mengelar 37 agenda dalam memperingati Hari Santri Nasional pada Jumat kemarin (22/10/21). Kegiatan ini meliputi workshop, upgrading PKPNU, Turnamen olahraga santr, bahtsul masa’il LBMNU Se-JATIM dan lomba-lomba, seperti lomba essay santri, serta lomba seni pencak silat pagar nusa.

 

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengenang peristiwa bersejarah yakni seruan yang dibacakan oleh KH Hasyim Asy’ari pada tanggal 22 Oktober 1945. Seruan ini berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara sekutu yang ingin menjajah kembali wilayah Republik Indonesia pasca-Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.. Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur setiap tahun berperan aktif menyelenggarakan kegiatan untuk menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional. Ketua Panitia Hari Santri Nasional PWNU Jatim, Dr KH Ahmad Fahrur Rozi mengatakan, tahun ini PWNU Jatim menyelenggarakan 37 kegiatan secara maraton selama bulan Oktober hingga November 2021 seperti yang telah diinformasikan secara resmi oleh NU ONLINE Jatim..

 

Untuk menyambut peringatan Hari Santri Nasional yang telah diselenggarakan PWNU Jawa Timur, Siswi MAN 7 Jombang ikut berpartisipasi dalam lomba seni pencak silat pagar nusa. Lomba ini diwakili oleh Dila Putri Awaliani kelas XII IPS 2 yang mengirimkan video secara virtual.

 

Peserta yang berpartisipasi dalam lomba ini, dari berbagai kalangan baik tingkat ranting, rayon hingga SMA/MA/SMK Se-Jatim. Dengan kriteria penilaian meliputi :

  1. Perlengkapan pertandingan, meliputi pakaian dan senjata.
  2. Durasi pertandingan 3 menit
  3. Bentuk gerakan
  4. Speed dan power setiap atlet
  5. Jurus tunggal
  6. Kebenaran rincian teknik jurus
  7. Irama gerak, kemantapan, dan penjiwaan.

Dari ketujuh kriteria, siswi MAN 7 Jombang meraih 410 poin. Sehingga merebut juara II kategori Tunggal Remaja.

 

Meskipun lomba dilaksanakan secara virtual, menurut Dila Putri, “Perlombaan tetap membutuhkan persiapan yang matang. Persiapan fisik dan juga mental. Latihan yang rutin. Ketepatan gerakan jurus juga harus dilatih supaya jurus-jurus yang dipraktekkan menjadi tepat dan fokus” tuturnya.(Adelia)